Google+ Icon Instagram Icon

Perawatan dan Cara Membersihkan Sofa Kulit

Perawatan dan Cara Membersihkan Sofa Kulit Sintesis

Tidak hanya sebagai interior, sofa mungkin menjadi tempat yang paling sering digunakan. Ada banyak kegiatan yang nyaman dilakukan di atas sofa, mulai dari bercengkerama dengan keluarga, menjamu tamu, makan, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, perawatan dan juga cara membersihkan sofa kulit sintesis perlu diperhatikan agar sofa tidak cepat rusak.
Memilih sofa baru berkualitas memang memberikan tempat duduk yang begitu nyaman. Namun, lama kelamaan, kualitas sewa sofa vip jakarta tetap saja akan menurun. Ada banyak sebab mengapa sofa bisa menurun kualitasnya.  
Beberapa permasalahan berikut adalah yang biasa terjadi pada sofa berbahan kulit sintesis dan bagaimana cara mengatasinya agar sofa tetap nyaman untuk tempat duduk.
Perawatan Sofa Sintesis.

  1. Sofa kotor karena noda

Noda seperti debu atau kotoran adalah masalah yang paling umum terjadi pada sewa kursi sofa single. Kotoran yang membuat sofa tampak kusam bisa disebabkan oleh berbagai hal, yaitu debu, tumpahan makanan atau minuman, permen karet yang menempel, bekas benda-benda berwarna yang lengket, dan lain sebagainya. Jika dibiarkan tanpa segera dibersihkan, noda-noda tersebut akan semakin lama semakin menebal dan bahkan sulit dihilangkan.  Sofa Anda akan terlihat kusam dan tidak menarik lagi. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui cara membersihkan sofa kulit sintesis dari kotoran dan debu dengan benar.
Lakukan perawatan dengan membersihkan sofa secara rutin. Apabila ada kotoran yang sudah terlanjur mengerak, segeralah ambil kain basah untuk membersihkan noda atau kerak tersebut. Jangan terlalu lama dibiarkan karena kotoran tersebut bisa saja menyerap ke dalam lapisan kulit dan membuatnya semakin sulit untuk dibersihkan. Jika kasusnya adalah noda di sofa yang terlanjur mengerak, Anda mungkin perlu membersihkannya setiap hari dengan telaten. Jika diperlukan, cairan pembersih khusus bisa digunakan untuk membersihkan sofa. Jangan lupa, lakukan dengan hati-hati agar saat Anda membersihkannya tidak merusak permukaan kulit. Cara membersihkan sofa kulit sintesis memang bisa lebih sulit, terutama untuk noda mengerak dan pada sofa dengan warna terang seperti putih. Memilih sofa dengan warna yang cenderung gelap adalah salah satu strategi untuk menyembunyikan noda dan cocok untuk Anda yang tidak ingin dibuat repot dengan noda pada sofa.

  1. Sofa kotor hingga pudar

Sofa yang sudah lama dan sering terkena noda dan kotoran dapat mengalami perubahan warna. Hal tersebut memang tidak mengganggu karena Anda tetap bisa duduk di atas sofa. Namun untuk interior, tampilan sofa yang kusam akan mengganggu. Perubahan warna pada sofa umumnya terjadi karena usia sofa yang memang sudah lama. Selain itu, kotoran dan sinar matahari yang mengenai sofa juga menjadi penyebab pudarnya warna sofa. Oleh sebab itu, cara membersihkan sofa kulit sintesis perlu dilakukan dengan benar dan rutin.
Bersihkan dengan kemoceng atau jika perlu dengan lap basah. Jika perlu, ubah posisi sofa sehingga lebih aman dan terlindung dari sorot sinar matahari langsung. Pilih alat pembersih yang pas dan bersihkan sofa secara hati-hati supaya tidak merusak permukaan kulit sofa. Apabila menginginkan warna yang lebih segar, Anda bisa mengganti kulit sofa dengan yang baru.

  1. Sofa kotor dan pecah

Permasalahan lain yang sering ditemui pemilik sofa kulit sofa sintesis adalah sofa yang kusam hingga pecah. Kondisi tersebut sudah pasti membuat sofa tampak tidak menarik. Cara membersihkan sofa kulit sintesis yang benar dapat membuat sofa lebih bersih dan awet sehingga tidak pecah. Jaga sofa dari paparan sinar matahari langsung dan perhatikan penggunaan pembersih yang Anda gunakan. Produk pembersih yang salah bisa saja merusak lapisan kulit sofa dan membuatnya mudah pecah atau mengelupas. Apabila Anda menggunakan cairan kimia, pastikan aman dan memang diperuntukkan untuk material kulit sintesis.

  1. Sofa kotor karena jamur

Jamur ternyata tidak hanya menjadi masalah pada dinding, tetapi juga sofa kulit. Hal tersebut bisa semakin buruh, apabila sofa ditempatkan pada lokasi yang lembap dan dengan curah hujan tinggi. Pilih lokasi yang tidak terlalu lembap dan lakukan cara membersihkan sofa kulit sintesis dengan benar setiap hari. Penempatan sofa di tempat yang cenderung lembap dapat menyuburkan kehadiran jamur, baik di bagian dalam hingga permukaan luar sofa. Lokasi yang hangat dan tidak langsung terkena matahari adalah lokasi ideal untuk sebuah sofa berbahan kulit sintesis. Terdapat cairan pembersih khusus sofa yang dapat Anda gunakan untuk membersihkan jamur pada sofa. Pastikan Anda memilih produk pembersih yang tidak memiliki efek samping pada material kulit sofa.

  1. Sofa kotor dan bau

Kotoran dan debu di sofa yang dibiarkan terlalu lama ternyata bisa menyebabkan bau tidak sedap pada sofa. Bau tidak sedap tersebut dapat terjadi karena sofa kotor dan berjamur. Apabila sofa sudah mulai bau, sebaiknya segera jemur sofa dan jangan lupa untuk rutin merawat dengan cara membersihkan sofa kulit sintesis yang benar. Sinar matahari dapat menguapkan bau pada sofa dan akan menghilangkan bau yang tidak sedap secara cepat.
Apabila masih bau, Anda bisa menaburkan penghilang bau seperti akar wangi, bubuk kopi, baking soda, atau cuka. Biarkan beberapa saat dan setelah itu, Anda bisa membersihkannya dengan alat penyedot debu. Membersihkan sofa secara rutin terutama permukaannya juga bisa mencegah bau tidak sedap pada sofa. Sabun mandi bayi dapat menjadi alternatif untuk membersihkan sofa kulit sintesis. Produk ini tidak sensitif terhadap kulit sofa. Sikat kulit sofa dengan sikat yang halus agar lebih bersih dan tidak merusak permukaan sofa yang berbahan kulit.

  1. Sofa kotor dan berkutu

Sofa yang kotor akan membuat tidak nyaman dan Anda akan merasa gatal setelah menduduki sofa tersebut. Cara membersihkan sofa kulit sintesis dengan alat pembersih perlu dilakukan agar sofa benar-benar bersih. Apabila sofa tidak dibersihkan terlalu lama, mungkin di bagian dalamnya dimanfaatkan kutu sebagai ruang untuk berkembang biak. Segeralah membersihkan sofa hingga ke bagian sudut dan celah-celahnya supaya tidak menjadi sarang kutu yang dapat mengganggu kesehatan. Apabila sofa sudah terlanjur memiliki kutu, hal pertama yang dapat dilakukan adalah menyemprot sofa dengan cairan pembunuh kutu. Setelah itu, rawat sofa dengan benar dan bersihkan setiap hari.

  1. Sofa kotor hingga sobek

Sofa kotor dapat menurunkan kualitasnya dan lebih parah adalah sofa menjadi mudah sobek. Sofa yang sobek tentunya tidak bagus untuk ruang tamu Anda. Oleh karena itu, cara membersihkan sofa kulit sintesis yang benar dapat dilakukan setiap hari untuk mencegah sofa kotor dan sobek. Menjahit kulit sofa yang sobek mungkin bisa menjadi solusi, tetapi tampilannya kurang bagus apalagi untuk bagian permukaan yang terlihat. Anda bisa mengatasinya dengan mengganti penutup sewa sofa di jakarta dengan kulit sintesis yang baru.
Itulah beberapa perawatan dan cara membersihkan sofa kulit sintesis yang diperlukan untuk menjaga kualitas dan fungsinya sebagai interior rumah.